Apa Bedanya Cloud dan Server?

Apa Bedanya Cloud dan Server?

Sebelum ada teknologi cloud computing, kita masih sering menggunakan penyimpanan secara fisik atau penyimpanan melalui server pada perangkat lunak (software) di komputer. Lalu, apakah hingga saat ini Anda masih menyimpan data-data penting dalam server konvensional? Bagaimana jika suatu saat server tersebut tiba-tiba rusak dan data-data penting tersebut hilang? Yuk, kenali layanan cloud hosting Indonesia yang dapat menawarkan solusi untuk masalah ini!

Cloud computing merupakan sebuah metode penyimpanan yang memanfaatkan jaringan internet saat ini menjadi solusi bagi perusahaan untuk berbagai keperluan, mulai dari penyimpanan data, server untuk website perusahaan, database, hingga software. Lalu, apa saja perbedaan cloud dan server? Bagaimana cara kerja kedua sistem penyimpanan ini, dan manakah yang lebih cocok untuk Anda?

Baca Juga: 10 FAQ tentang Cloud Computing

Cloud Server

Foto: Freepik.com

Cloud server menggunakan beberapa server yang disambungkan dengan koneksi internet dan menggunakan teknologi cloud computing untuk penyimpanan seluruh data, server, maupun software. Cloud server menyambungkan banyak server untuk bekerja menjadi satu kesatuan. Satu server mendistribusikan tugas ke server-server lain yang lebih kecil, sehingga proses penyimpanan data dapat terbagi rata, tanpa membebani satu server saja.

Dari segi biaya, cloud server tentu cenderung lebih murah, sehingga cocok digunakan oleh perusahaan yang baru merintis, perusahaan kecil atau menengah yang belum memiliki modal cukup besar untuk biaya pengelolaan server. Selain itu, cloud server tidak memerlukan banyak maintenance. Pengembangan sistem cloud dapat dilakukan dengan biaya yang murah, kapanpun, dan dapat digunakan langsung selama 24 jam non-stop.

Performa cloud server juga tak kalah dengan dedicated server. Anda dapat dengan mudah melakukan konfigurasi hardware, dan sistem akan langsung terhubung dengan cepat. Selain itu, cloud hosting juga menawarkan kecepatan server yang tinggi, dengan koneksi yang aman dan stabil. Sumber daya yang banyak menjadi keunggulan cloud server. Apabila salah satu server mati, maka server lain dapat menggantikan atau melakukan back up sehingga sistem dapat tetap berjalan dengan normal. Contoh layanan yang dapat membantu Anda terkait cloud hosting Indonesia adalah OpenCloud.

Baca Juga: Mitos Cloud Computing yang Harus Anda Tahu

Dedicated Server

Foto: Freepik.com

Berbeda dengan cloud server yang menggunakan banyak server untuk bekerja layaknya satu server, dedicated server bekerja dengan satu server yang memberikan akses penuh kepada pengguna. Server fisik ini cocok digunakan oleh perusahaan besar karena menawarkan fasilitas penuh, mulai dari kustomisasi server, maintenance dan seluruh pengelolaan server tanpa harus berbagi dengan pengguna atau layanan lain.

Dedicated server memiliki lebih banyak keunggulan apabila dibandingkan dengan cloud server. Anda dapat meningkatkan traffic website melalui Search Engine Optimization (SEO), penyimpanan lebih aman karena server sepenuhnya milik Anda pribadi, dan kapasitas lebih banyak karena Anda tidak perlu membaginya dengan pengguna lain.

Apabila diumpamakan sebuah rumah, maka dedicated server ini adalah rumah milik Anda sendiri, Anda bisa melakukan keseluruhan aktivitas Anda dengan bebas, mengatur, dan menggunakan seluruh fasilitas yang ada, mulai dari halaman depan (teras) hingga dapur. Sedangkan cloud server, perumpamaannya adalah seperti apartemen. Anda memang memiliki kewenangan utama untuk mengatur isi apartemen Anda, tetapi di sisi lain harus berbagi fasilitas umum yang ada di dalamnya seperti basement atau lobby.

Namun, untuk mengelola dedicated server, Anda memerlukan tenaga ahli di bidang IT yang memadai karena dedicated server memerlukan pemeliharaan secara rutin dengan tingkat keamanan data yang tinggi. Untuk Anda yang termasuk ke dalam pebisnis pemula atau blogger yang baru mulai mengembangkan website Anda, tidak disarankan untuk menggunakan dedicated server ini.

Baca Juga: Cloud Hosting vs Shared Hosting

Perbedaan Utama Cloud Server dan Dedicated Server

Foto: Freepik.com

Terdapat beberapa perbedaan utama antara cloud server dengan dedicated server, yaitu:

1. Dari Segi Kecepatan

Perbedaan paling mendasar dari cloud server dan dedicated server adalah dari segi kecepatan. Cloud server dapat menerima sumber daya secara online dengan cepat, dan sumber daya tersebut dapat segera digunakan segera dalam waktu hitungan menit saja. Selain itu, cloud menggunakan teknologi komputasi awan yang menyimpan seluruh file mulai dari server hingga database secara online, sehingga Anda dapat mengaksesnya kapanpun dan dimanapun, juga dapat melakukan update secara real time.

Sedangkan dedicated server membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menerima sumber daya, karena membutuhkan perangkat fisik (hardware) yang memadai seperti CPU, disc space, dan RAM. Untuk melakukan update, Anda akan memerlukan waktu yang cukup lama karena harus melakukan penggantian hardware pada pusat data.

2. Dari Segi Pengelolaan

Cloud Server memungkinkan Anda untuk mengelola server melalui perangkat yang sederhana seperti smartphone atau perangkat mobile lainnya. Anda dapat mengatur dan mengelola cloud server dari jarak jauh (remote), misalnya apabila klien Anda berasal dari luar negeri (contoh: Kanada), maka Anda cukup memilih cloud server yang tersedia di Kanada. Lalu, Anda bisa mengontrol dan mengelola server yang berada di Kanada tersebut cukup dari tempat Anda tinggal saat ini.

Berbeda dengan cloud server, dedicated server membutuhkan pengelolaan yang lebih rumit, karena membutuhkan kemampuan IT yang cukup tinggi untuk mengelola server yang ada dalam hardware. Selain itu, dedicated server juga memiliki kelemahan lain, yakni apabila salah satu sistem down, maka keseluruhan sistem otomatis juga tidak dapat berfungsi. Sehingga, Anda membutuhkan backup database yang lebih besar, dan tentunya membutuhkan biaya tambahan lagi.

3. Dari Segi Biaya

Cloud server tentu lebih terjangkau apabila dibandingkan dengan dedicated server. Pengelolaan database yang sudah terkoneksi dengan internet menggunakan teknologi cloud computing dapat memudahkan Anda karena tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk membeli server fisik. Anda cukup mengeluarkan biaya perlengkapan untuk storage, RAM, dan CPU, sisanya Anda dapat mengelola cloud server secara mandiri.

Selain harus membayar hardware fisik, Anda juga perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk maintenance. Namun, karena dedicated server ini dikelola oleh tenaga ahli yang sudah cukup menguasai bidangnya, dan Anda memiliki kontrol yang penuh atas server Anda sendiri, maka performa dedicated server tentu lebih baik dan aman daripada cloud server.

Memilih cloud server atau dedicated server tentu harus menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Butuh lebih banyak solusi cloud hosting Indonesia untuk perusahaan Anda? Konsultasikan dengan OpenCloud sekarang!

Foto Utama: Freepik.com


Sumber:

  • https://indonesiancloud.com/apa-itu-cloud-server/
  • https://www.labfolder.com/cloud-vs-local-server/
  • https://cloudraya.com/blog/dedicated-server-vs-cloud-hosting/